Menikmati Masakan Cita Rasa Nusantara Autentik dengan Vibes Serasa Pulang ke Rumah Nenek

Di tengah lanskap kuliner Jakarta yang terus berkembang, Uma Oma Heritage menghadirkan sesuatu yang berbeda melalui kehadiran para pekerja lanjut usia yang akrab disapa sebagai Oma. Mereka bukan hanya bagian dari tim operasional, tetapi menjadi wajah dari keramahan yang dirasakan tamu melalui interaksi, perhatian, dan cerita yang mereka bawa.

“Melalui Uma Oma Heritage, kami ingin menunjukkan bahwa para Oma juga bisa naik kelas bersama kami. Bukan hanya makanannya yang kami angkat, tetapi juga kesempatan bagi mereka untuk belajar, berkontribusi, dan tetap aktif dalam lingkungan hospitality yang lebih profesional,” tambahnya.

Inisiatif ini tidak berdiri sendiri. Sejak Uma Oma Cafe, pemberdayaan pekerja lanjut usia telah menjadi bagian dari perjalanan brand, dan kini terus diperkuat melalui Uma Oma Heritage sebagai sebuah gerakan sosial yang terus berkembang. Pendekatan ini menegaskan komitmen Uma Oma Group untuk menghadirkan dampak yang nyata, dengan menjadikan inklusi sebagai bagian dari cara brand ini beroperasi, bukan sekadar tambahan.

Kesadaran ini juga sejalan dengan perubahan demografi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk lansia diproyeksikan mencapai sekitar 65 juta jiwa pada tahun 2045. Hal ini menjadikan keterlibatan lansia di ruang publik semakin relevan, sekaligus membuka peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berdaya.

Uma Oma Group membuka ruang bagi pekerja lanjut usia untuk tetap aktif, merasa dihargai, dan terus berkontribusi dalam lingkungan yang profesional dan suportif.

“Bagi kami, ini bukan sekadar langkah sesaat, tetapi komitmen jangka panjang. Kami percaya, ketika diberikan ruang yang tepat, para Oma memiliki begitu banyak hal untuk dibagikan, dan kehadiran mereka justru memperkaya pengalaman tamu,” ujar Firhan.

Kehadiran para Oma di Uma Oma Heritage juga membawa cerita perjalanan yang nyata. Oma Masliah, yang kini berperan sebagai hostess, merasakan kembali semangat untuk tetap aktif dan berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya. Oma Juwita, yang sebelumnya aktif sebagai pekerja sosial, kini menghadirkan kehangatan yang sama dalam melayani tamu. Sementara itu, Oma Lauren, mantan atlet bulutangkis, membawa energi dan semangat baru dalam setiap sambutan yang diberikan.

“Di sini kami tidak hanya bekerja, tetapi juga terus belajar dan berkembang. Kami merasa dihargai, dipercaya, dan bisa kembali berbagi apa yang selama ini kami miliki, baik melalui masakan maupun cerita,” ungkap Oma Lauren, salah satu Oma di Uma Oma Heritage.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *