Merayakan Tradisi Kuliner Kontemporer China-Korea di SU MA Jakarta

Di kedua budaya tersebut, makanan memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Tradisi fermentasi, penghormatan terhadap musim, penggunaan bahan lokal terbaik, hingga pentingnya makan bersama menjadi nilai yang menghubungkan keduanya.

Elemen-elemen tersebut kemudian menjadi dasar eksplorasi yang terus dikembangkan oleh Executive Chef Brendon Chen dan Co-Executive Chef Ryan Kim.

Keduanya datang dari latar belakang yang berbeda, namun memiliki pandangan yang sama mengenai masa depan kuliner Asia. Chef Brendon tumbuh dalam keluarga Tionghoa-Malaysia yang menjadikan makanan sebagai bagian penting dari kehidupan keluarga. Sementara Chef Ryan membawa perspektif Korea yang kuat melalui pengalaman panjangnya di dunia pastry dan dessert modern.

Perpaduan keduanya melahirkan pendekatan yang unik. Teknik kuliner modern digunakan bukan untuk menggantikan tradisi, melainkan memperkaya dan membuka ruang interpretasi baru terhadap resep-resep yang telah hidup selama ratusan tahun.

“Di SU MA, kami tidak berusaha mereplikasi tradisi persis seperti dahulu, namun juga tidak ingin meninggalkannya. Bagi kami, tradisi adalah sesuatu yang hidup, sesuatu yang dapat terus berkembang tanpa kehilangan akar dan asal-usulnya. Melalui fermentasi, musim, dan teknik yang diterapkan secara penuh pertimbangan, kami ingin menghadirkan pengalaman yang terasa akrab sekaligus memberikan perspektif baru,” ujar Executive Chef Brendon Chen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *