Ranie Wulandari, Head of Marketing PT Sasa Inti, menekankan bahwa rasa adalah jiwa dari setiap masakan. Dengan menghadirkan hidangan yang lezat dan dinikmati lahap oleh keluarga, hal itu dapat memberikan kebanggaan dan kepuasan tersendiri. “Di Hari Kartini ini, Sasa ingin memastikan setiap perempuan Indonesia memiliki kepercayaan diri untuk menyajikan masakan yang sudah pasti lezat, didukung dengan proses yang sederhana, sehingga masakan rumahan pun rasanya menjadi istimewa. Dengan begitu, mereka bisa lebih fokus menikmati momen kehangatan bersama keluarga dengan hidangan yang dinikmati sampai habis tanpa sisa,” ujar Ranie Wulandari.
Selaras dengan hal itu, Anissa Aziza sebagai perempuan masa kini mengatakan “Bagi saya, di tengah berbagai kesibukan, memasak bukan sekadar kewajiban, tapi cara saya menunjukkan rasa sayang dan kebanggaan kepada keluarga. Saya ingin selalu memberikan yang terbaik lewat setiap hidangan yang saya sajikan untuk keluarga. Dengan Sasa, saya jadi lebih tenang karena rasa masakan bisa konsisten dan lezat, jadi saya tidak perlu khawatir lagi. Hasilnya, masakan yang saya buat pun lebih disukai sama keluarga dan pastinya habis tanpa sisa.”
Sebagai penutup acara, Chef Martin juga mengingatkan kepada para perempuan untuk tidak merasa terbebani saat berada di dapur. Memasak bisa dimulai dari bahan-bahan yang sederhana tanpa perlu mempersulit diri. Justru dari kesederhanaan tersebut, proses memasak dapat dilakukan dengan lebih efektif dan tetap menghasilkan hidangan yang lezat. Selain itu, tidak perlu ragu untuk mulai mencoba masuk ke dapur, karena aktivitas memasak sejatinya bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Poin paling penting dari Chef Martin adalah perempuan perlu belajar menghargai setiap usaha yang telah dilakukan, meskipun masakan belum sempurna.