Jika kue bugis sering pecah atau meleber, penyebab umumnya adalah api kukusan terlalu besar atau adonan kulit terlalu lembek karena kebanyakan cairan. Solusinya, gunakan api sedang dan keluarkan uap berlebih dengan membuka tutup kukusan setiap 5–7 menit.
Kentang kukus dalam adonan kulit berfungsi sebagai pelembap alami. Pati kentang mampu mengikat air lebih baik dibanding tepung ketan saja, sehingga kue terasa empuk, lentur, dan tidak cepat mengeras hingga keesokan harinya.
Agar tidak lengket pada daun pisang, olesi bagian dalam daun dengan minyak secara merata sebelum adonan dimasukkan. Melayukan daun di atas api sebentar juga membantu mencegah adonan menempel rapat saat matang.
Santan untuk adonan sebaiknya direbus terlebih dulu bersama garam hingga hangat. Santan hangat membantu tepung ketan cepat menyatu (kalis) dan membuat aroma pandan serta rasa gurihnya lebih meresap.